SMA Warga Surakarta berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai spiritual kepada para peserta didiknya melalui kegiatan kerohanian yang sesuai dengan keyakinan masing-masing. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat iman, membangun karakter yang religius, serta mempererat rasa kebersamaan di antara peserta didik.
-
Islam
Peserta didik beragama Islam mengikuti kegiatan manasik haji sebagai simulasi pelaksanaan ibadah haji. Kegiatan ini dilaksanakan dengan khidmat, membimbing siswa memahami tata cara dan makna ibadah haji, serta menanamkan nilai-nilai keikhlasan dan ketakwaan. -
Kristen
Peserta didik beragama Kristen merayakan Natal di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Bibis Luhur. Perayaan ini diisi dengan kebaktian, pujian, dan penyampaian pesan-pesan rohani yang membawa suasana damai dan penuh sukacita. -
Katolik
Peserta didik beragama Katolik melakukan kegiatan ziarah ke Gua Maria Tritis. Dalam ziarah ini, mereka berdoa, merenungkan nilai-nilai kehidupan, dan memperkuat hubungan spiritual dengan Tuhan. -
Hindu
Peserta didik beragama Hindu melaksanakan kegiatan keagamaan di Pura UNS. Kegiatan ini mencakup persembahyangan bersama dan pengenalan nilai-nilai ajaran Hindu, yang memperkuat rasa hormat terhadap tradisi dan budaya leluhur. -
Buddha
Peserta didik beragama Buddha mengikuti kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah. Dalam kegiatan ini, mereka belajar mengenai ajaran Buddha, praktik meditasi, dan nilai-nilai kasih sayang serta toleransi.
Melalui kegiatan kerohanian ini, SMA Warga Surakarta tidak hanya mendidik siswa secara intelektual, tetapi juga membimbing mereka untuk menjadi individu yang religius, toleran, dan bermoral. SMA Warga Surakarta … good character – good competence.
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |


