Surakarta, 13 Juni 2025 — SMA Warga Surakarta sukses menggelar kegiatan Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang berlangsung selama dua hari, pada tanggal 12 dan 13 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka, dengan dua tema utama, yaitu Kewirausahaan untuk kelas XI, serta Bhinneka Tunggal Ika untuk menggali kekayaan budaya Nusantara.

Pada tema Kewirausahaan, para siswa kelas XI menampilkan beragam hasil produk usaha kuliner yang kreatif dan menggugah selera. Produk-produk yang dipamerkan meliputi berbagai jenis makanan dari dalam dan luar negeri, di antaranya Indonesian Foods, Korean Foods, Western Foods, dan Japanese Foods. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya berlatih membuat produk makanan, tetapi juga belajar tentang strategi pemasaran, pengemasan produk, hingga cara melayani pelanggan dengan baik. Diharapkan, kegiatan ini mampu menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan generasi muda.

Sementara itu, dalam tema Bhinneka Tunggal Ika, siswa menyuguhkan penampilan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Penampilan tersebut mencakup adat pernikahan tradisional, pakaian adat, serta gerak lagu daerah dari tujuh daerah Nusantara, yakni Papua, Dayak, Padang, Banjar, Minang, Bali, dan Palembang. Setiap penampilan dibawakan dengan penuh semangat dan kebanggaan, mencerminkan kekayaan budaya Indonesia yang beraneka ragam namun tetap satu dalam semangat persatuan.

Kepala SMA Warga Surakarta dalam sambutannya, melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, menyampaikan bahwa kegiatan Gelar Karya ini merupakan wujud nyata dari pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang menekankan penguatan karakter, kreativitas, kolaborasi, serta kemampuan problem solving siswa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang apresiasi bagi bakat dan minat siswa dalam bidang wirausaha maupun pelestarian budaya bangsa.

Kegiatan Gelar Karya ini mendapat apresiasi dari para guru, orang tua, serta tamu undangan yang hadir. Harapannya, melalui kegiatan seperti ini, para siswa SMA Warga Surakarta dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan hidup yang mumpuni serta cinta dan bangga terhadap budaya bangsa sendiri.