Surakarta, Senin, 23 Februari 2026 – Apel pagi di SMA Warga berlangsung berbeda dari biasanya. Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan sekolah tersebut diisi dengan pembinaan dari Polresta Surakarta melalui perwakilannya, IPDA Sutarmi, S.H.

Dalam amanatnya, IPDA Sutarmi menyampaikan sejumlah materi penting terkait fenomena kenakalan remaja yang saat ini marak terjadi di kalangan pelajar. Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah fenomena “perang sarung” yang sering muncul menjelang bulan Ramadan. Beliau menegaskan bahwa aktivitas tersebut bukanlah bentuk permainan biasa, melainkan dapat berujung pada tindak kekerasan dan berpotensi menimbulkan korban serta konsekuensi hukum.

Selain itu, IPDA Sutarmi juga memberikan peringatan tegas mengenai bahaya judi online yang kian menyasar kalangan remaja. Judi online dinilai dapat merusak masa depan generasi muda, menimbulkan kecanduan, serta berimplikasi pada masalah hukum dan ekonomi keluarga. Para siswa diimbau untuk tidak tergiur iming-iming keuntungan instan yang justru membawa dampak negatif jangka panjang.

Materi pembinaan juga menyoroti maraknya pinjaman online ilegal yang seringkali menjebak pengguna dengan bunga tinggi dan praktik penagihan yang meresahkan. Siswa diminta lebih bijak dan berhati-hati dalam menggunakan layanan keuangan berbasis digital serta tidak mudah membagikan data pribadi.

Tak kalah penting, IPDA Sutarmi mengingatkan tentang penyalahgunaan media sosial. Ia menekankan agar para siswa menggunakan media sosial secara cerdas dan bertanggung jawab, menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun konten yang melanggar norma hukum dan etika. Jejak digital, tegasnya, akan selalu tersimpan dan dapat berdampak pada masa depan seseorang.

Kepala SMA Warga dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan perhatian Polresta Surakarta terhadap pembinaan karakter siswa. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran hukum serta membentuk pribadi siswa yang disiplin, bijak, dan bertanggung jawab.

Apel pagi ditutup dengan pesan agar seluruh siswa SMA Warga senantiasa menjaga nama baik diri, keluarga, dan sekolah dengan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum serta mengisi masa muda dengan kegiatan yang positif dan berprestasi.