Surakarta, 24 April 2025 — SMA Warga menggelar kegiatan In-House Training (IHT) bagi para pendidik dengan tema “Peluang Membangun Sekolah Swasta Unggul”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Pris Priyanto, S.Kom., M.Kom., yang membagikan wawasan serta praktik baik dalam pengembangan sekolah berbasis kesejahteraan (wellbeing school).
IHT yang diikuti seluruh guru SMA Warga ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas pendidik dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya membangun ekosistem sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik secara holistik.
Konsep wellbeing school yang disampaikan menempatkan guru sebagai aktor utama perubahan. Oleh karena itu, penguatan kompetensi guru menjadi fokus utama, meliputi kompetensi pedagogi, sosial, kepribadian, dan profesional.
Empat Kompetensi Guru yang Ditekankan:
- Kompetensi Pedagogi
Kemampuan guru dalam memahami karakteristik peserta didik, merancang pembelajaran yang efektif, serta melaksanakan dan mengevaluasi proses pembelajaran. Guru dituntut mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan. - Kompetensi Sosial
Kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dengan siswa, sesama guru, orang tua, dan masyarakat. Guru diharapkan mampu membangun hubungan yang harmonis serta menjadi teladan dalam kehidupan sosial. - Kompetensi Kepribadian
Mencerminkan kepribadian yang matang, stabil, dewasa, bijaksana, dan berwibawa. Guru juga harus memiliki integritas serta menjadi figur yang dapat diteladani oleh peserta didik dalam sikap dan perilaku sehari-hari. - Kompetensi Profesional
Penguasaan materi pelajaran secara mendalam serta kemampuan mengembangkan diri secara berkelanjutan. Guru dituntut untuk terus belajar, mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, serta memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran.
Dalam sesi berbagi praktik baik, Dr. Pris juga menampilkan berbagai strategi pengembangan sekolah inovatif, sebagaimana tergambar dalam materi visual yang menunjukkan sinergi antara kepala sekolah, guru, yayasan, pemerintah, hingga tenaga kependidikan dalam membangun sekolah yang adaptif dan berdaya saing. Kolaborasi seluruh elemen ini menjadi kunci dalam mewujudkan sekolah swasta yang unggul dan berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dengan interaktif, diwarnai diskusi dan refleksi dari para peserta. Para guru menunjukkan antusiasme tinggi dalam menggali ide-ide baru yang dapat diterapkan di SMA Warga.
Melalui IHT ini, diharapkan para pendidik SMA Warga semakin siap bertransformasi dan berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menumbuhkan kesejahteraan bagi seluruh warga sekolah.