SURAKARTA – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halalbihalal keluarga besar SMA Warga Surakarta yang diselenggarakan pada Kamis, 26 Maret 2026 di Taman Indah Resto, Surakarta. Kegiatan yang bertema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Harmoni dalam Kebhinekaan” ini menjadi istimewa karena dihadiri pula oleh enam belas pendidik dan tenaga kependidikan SMA Warga yang telah purna tugas, sehingga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengenang perjalanan panjang pengabdian mereka bagi sekolah.
Acara dibuka oleh MC (Riana, M.Pd.), selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, yang menyambut para hadirin dengan penuh kehangatan. Kehadiran para guru dan tenaga kependidikan purnatugas menambah nuansa haru sekaligus kebanggaan bagi seluruh keluarga besar SMA Warga.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Warga Surakarta (Aditya NoorCahya Perdana, S.Pd., Gr., MPd.) menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para guru dan tenaga kependidikan yang telah purnatugas. Menurutnya, kehadiran mereka menjadi inspirasi sekaligus pengingat bahwa kemajuan sekolah tidak terlepas dari pengabdian panjang para pendahulu.
Ia juga menegaskan pentingnya dukungan semua pihak untuk terus meningkatkan kualitas SMA Warga agar makin dikenal, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga hingga tingkat nasional dan internasional.
Sementara itu, Executive Director Yayasan Pendidikan Warga, Ananta Kristanto, S.T., M.Pd., dalam sambutannya memberikan penghargaan atas dedikasi para guru yang telah mengabdi puluhan tahun bagi dunia pendidikan. Ia menekankan pentingnya terus mengembangkan kualitas pendidikan di SMA Warga, sekaligus mengajak seluruh warga sekolah untuk menjaga sikap positif dan menghindari pembicaraan negatif terhadap satuan pendidikan maupun internal lembaga.
“Pengabdian para guru yang telah berlangsung selama puluhan tahun adalah fondasi kuat bagi kemajuan SMA Warga. Karena itu, kita harus melanjutkan semangat tersebut dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan menjaga keharmonisan,” ujarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan Kajian Hikmah Halalbihalal yang disampaikan oleh H. Syaeful Hadi, S.Ag. Dalam kajiannya, ia mengajak seluruh hadirin untuk memahami makna puasa yang dijalani dengan iman. Menurutnya, puasa menghadirkan tiga anugerah besar, yaitu penuh rahmat, penuh pengampunan, dan keselamatan, yang digambarkan dengan terbukanya pintu surga bagi orang-orang yang beriman.
Ia juga mengingatkan pentingnya zakat sebagai kewajiban, sekaligus sarana mengumpulkan amal dan memperoleh pengampunan. Melalui ibadah Ramadan, umat diharapkan dapat mencapai Idulfitri sebagai kemenangan, yaitu lulus dari ujian spiritual dan kembali kepada kesucian.
Dalam konteks halalbihalal, ia menjelaskan bahwa tradisi ini lahir dari gagasan KH. Abdullah Wahab Hasbullah yang kemudian didorong oleh Presiden Ir. Soekarno sebagai sarana mempererat persatuan bangsa. Makna halal bihalal sendiri mengandung arti saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan menjaga persaudaraan.
Ia juga mengajak seluruh warga sekolah untuk hidup sebagai satu keluarga besar yang saling mendukung, bekerja sama, tidak mencari kesalahan orang lain, serta mampu menahan amarah.
Momentum kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta mengikuti Ikrar Halalbihalal, sebagai simbol saling memaafkan dan memperbarui komitmen kebersamaan dalam keluarga besar SMA Warga.
Salah satu bagian yang paling mengesankan adalah perkenalan para guru purnatugas yang dipandu oleh Ch. Titik Purwanti, M.Pd., guru Kimia sekaligus Kepala SMA Warga periode 1999–2015. Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula pesan penting bahwa peningkatan pelayanan pendidikan harus terus dilakukan. Ia juga mengingatkan filosofi Jawa “golek jeneng, dudu golek jenang”—mencari nama baik melalui dedikasi dan karya.
Menurutnya, good character dan good competencebukan hanya menjadi tuntutan bagi siswa, tetapi juga bagi para guru sebagai teladan.
Suasana makin hangat ketika Sri Sunarto, salah satu guru purnatugas yang telah mengabdi selama 44 tahun, berbagi kisah perjalanan pengabdiannya. Ia menceritakan bahwa dirinya mulai mengajar di SMA Warga sejak tahun 1962, setelah menyelesaikan pendidikan SMA Kursus B1 Ilmu Pasti. Kesempatan mengajar di SMA Warga diperolehnya melalui dosen F.X. Subagyo, yang kemudian memperkenalkannya kepada sekolah tersebut. Pada usia 21 tahun, ia sudah mulai mengabdikan diri sebagai guru di SMA Warga.
Pada tahun 1964, ia menerima SK sebagai Guru Negeri yang diperbantukan di SMA Warga atas usulan Yayasan Pendidikan Warga. Selama masa pengabdiannya, SMA Warga juga mencatat berbagai prestasi, mulai dari Cerdas Cermat TVRI Yogyakarta, hingga bidang olahraga seperti bola basket dan seni melalui drumband. Pada akhir sharing-nya, Sri Sunarto menyampaikan harapannya agar SMA Warga terus berkembang menjadi sekolah yang makin maju, bermutu, dan menjadi sekolah favorit di Solo dan sekitarnya.
Kegiatan halalbihalal ini semakin meriah dengan hiburan dan ramah tamah, yang memberikan kesempatan bagi seluruh peserta untuk saling berbincang, mengenang masa lalu, serta mempererat tali persaudaraan.
Melalui kegiatan ini, SMA Warga Surakarta tidak hanya merayakan tradisi halalbihalal, tetapi juga meneguhkan semangat kebersamaan, menghargai pengabdian para pendidik, serta memperkuat komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di masa depan.
https://shorturl.fm/CGkfe